WASPADA Covid-19, Mari Kita Jaga Kesehatan Diri dan Keluarga dengan Menjalani Pola Hidup Sehat. Tetap Tenang dan Selalu Waspada  

Adakan Pelatihan Antisipasi Kekurangan Yodium, TP PKK; “Saya Prihatin, Ringin Masih Banyak Stunting

Tim SID Desa Ringin | 21 Oktober 2019 11:33:23 | Berita Lokal | 248 Kali

RINGIN_Ketua TP PKK Desa Ringin, Arlina Wudiya Puspitasari menginisiasi Pelatihan Antisipasi Kekurangan Yodium mengingat Ringin termasuk peringkat dua dalam kasus stunting se-kecamatan Pamotan. Pihaknya menggandeng Bappeda Rembang untuk memberikan materi mengenai pentingnya asupan zat yodium untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Acara dilaksanakan pada Jumat (18/10) bertempat di kantor desa ringin dengan turut mengundang para kader PKK beserta beberapa perwakilan dari para pedagang garam.

Stunting adalah sebuah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang yang cukup waktu lama. Salah satu kebutuhan gizi yang sering terabaikan adalah zat yodium yang bisa diperoleh dari garam dapur beryodium.

Dalam sambutannya ketua TP PKK Desa Ringin, mengaku cukup terkejut melihat Ringin termasuk dalam desa dengan kasus paling banyak peringkat dua se kecamatan pamotan. “Kemarin di Puskesmas saya agak malu, wong Ringin sudah ‘gaul’ tapi masih banyak stunting” jelasnya jumat pagi itu.

Dirinya juga menjelaskan betapa pentingnya asupan gizi yang cukup untuk anak dan ibu hamil. Melanjutkan paparan, pihaknya juga menjelaskan bahwa ketersediaan makanan sekarang banyak, meskipun enak namun baiknya juga harus melihat kandungan gizi yang ada di makanan tersebut. “Jangan hanya enak saja Mie Instan juga enak, tp gizinya kurang” sindirnya.

Sebagai follow-up dari pelatihan akan diadakan pengambilan data di warung-warung di Desa Ringin mengenai garam beryodium. Selanjutnya akan dilakukan sampling pengambilan data bersama dan uji laboratorium, apakah garam yang dijual sudah memenuhi kandungan yodiumnya yaitu lebih dari 30ppm atau belum. “Kalau perlu kita tempel hasilnya agar bisa menjadi rekomendasi garam yang mengandum yodium sesuai anjuran pemerintah” jelas Arlina di akhir sambutan.

Dalam acara inti, dilakukan pemaparan oleh pihak Bappeda Rembang, M Ali Faizin menerangkan bahwa berdasarkan data Kecamatan Pamotan masih kurang dalam tingkat konsumsi garam beryodium se Kabupaten Rembang. “Bahkan tidak masuk dalam lima besar penggunaan garam beryodium” ujar pria berkacamata tersebut.

Acara diakhiri dengan penyampaian materi oleh wakil dari PKK Kecamatan Pamotan, Sri Mulyorini yang turut hadir dalam acara tersebut. Dirinya menyamapaikan mengenai dampak buruk kekurangan zat yodium bagi ibu hamil dan usia anak berkembang. Selain membeli garam beryodium dirinya berpesan bahwa cara mengolah dan menyimpan bisa juga mempengaruhi. “Disimpan yang baik dan rapat agar zat yodium tidak menguap, sehingga hilang kandungan yodiumnya” jelas wanita yang akrab disapa Bu Rini tersebut.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Peta Desa

Aparatur Desa

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa


Alamat : Alamat Kantor Desa, Desa Ringin RT 04 RW 01, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah
Desa : RINGIN
Kecamatan : PAMOTAN
Kabupaten : Rembang
Kodepos : 59261
Telepon : 081325508382
Email :

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung