"Batiknya bagus-bagus lho pak, tidak kalah dengan produk lain, asli produk kita", begitu penjelasan singkat dari ibu Khosidah ketua KUBE (Kelompok Usaha Bersama) Batik Ringin kepada kami. Alhamdulillah kegiatan produktif dari ibu-ibu penerima PKH telah menghasilkan bukti yang nyata bahwa ternyata desa Ringin juga punya pembatik-pembatik yang bisa bersaing dengan pembatik-pembatik dari luar daerah.
Tujuan dari KUBE ini yaitu mensejahterakan masyarakat Ringin, membuka lapangan pekerjaan, sehingga masyarakat ringin tidak perlu berurbanisasi mencari pekerjaan di kota-kota besar, demikian penjelasan singkat dari ibu pendamping PKH "Retnowati", yang biasa di panggil mbak Enok ini.
KUBE penjualan batik juga sudah dibentuk dengan diketuai Nikmatul Mukaromah dari dusun Mlayang sebagai divisi pemasaran dari produk-produk yang dihasilkan KUBE produksi sehingga menjadi suatu sinergi yang luar biasa, dan akan diawali dengan membuka toko batik yang sementara akan menempati rumah bapak Kades Ringin Shohibuddin Tamimi. Sudah lazimnya semua stakeholder di desa Ringin memberikan dukungan nyata "tuku produke dewe" atau minimal membantu promosi. "Batik Ringin, Ayo Tuku Lehhhh"
(ADC-Red)